PENGARUH ERA DIGITAL TERHADAP BISNIS
TUGAS 2 DASAR DASAR BISNIS
|
|
Nama : Taufikurrahman NIM : 19020030 Kelas : 201 A / SABTU Dosen : Eko Yulianto, ST., MM |
|
![]()
Berdasarkan materi yang sudah disampaikan dalam 5 (lima) kali pertemuan Tatap muka secara Onlie yang tentu saja menurut saya pribadi ada hal positif dan negatif terkait mekanisme pembelajaran tersebut, tentu saja hal ini merupakan bagian dari era perubahan zaman yang begitu pesatnya terlebih era digital.
tidak dapat dipungkiri perkembangan era digital saat ini merupakan sebuah pertempuran model terbaru bagi generasi saat ini dan generasi yang akan datang, mengapa demikian hal ini tentu saja menjadi tolak ukur bagi siapapun yang ingin bertahan pada era digital seperti saat ini, orang yang bisa beradaptasi pada era digital maka orang tersebut pasti akan bertahan, namun jika orang tersebut bisa meningkatkan mutu digitalnya maka bisa dipastikan orang tersebut bukan hanya bertahan melainkan akan memberikan manfaat lebih untuk orang sekitarnya, sebaliknya jika orang yang tidak mampu beradaptasi pada era digital sudah hampir dapat dipastikan orang tersebut akan tergerus oleh zaman.
Jika kita tidak mampu mengikuti perkembangan teknologi maka sudah bisa
dipastikan kita hanya menjadi bagian dari sejarah perkembangan teknologi saja,
namun jika kita dapat mengikuti perkembangan teknologi tentu kita dapat menjadi
bagian penting dan bahkan dapat mengambil keuntungan jika dapat memanfaatkan
momentum tersebut.
berkaitan dengan hal tersebut diatas maka ada bebarapa hal yang akan saya bahas pada terkait Dasar Dasar Bisnis pada era teknologi saat ini :
A. Pengertian Bisnis Menurut para Ahli dan Unsur Unsurnya
1. Pengertian Bisnis Menurut para Ahli
1. Bisnis menurut Hughes dan Kapoor
Menurut Hughes dan Kapoor, definisi bisnis adalah kegiatan individu yang mana terorganisir, atau bisa dikatakan terorganisasi oleh serangkaian individu untuk menghasilkan suatu produk atau barang untuk dijual, serta menjual barang maupun jasa yang ditujukan guna untuk mendapatkan keuntungan dan disamping itu ditujukan guna untuk memenuhi kebutuhan dari masyarakat.
2. Bisnis menurut Brown dan Petrello
Pengertian bisnis menurut para ahli yaitu Brown dan Petrello adalah lembaga yang menghasilkan suatu bentuk barang maupun jasa yang mana barang atau jasa tersebut dibutuhkan oleh masyarakat umum serta semua hal yang mencakup dalam semua aspek usaha yang dilakukan oleh instansi pemerintahan maupun swasta dan ditujukan untuk suatu pencapaian tertentu seperti ingin mengejar suatu keuntungan (laba) ataupun tidak.
3. Bisnis menurut Jeff Madura
Definisi berikutnya dikemukakan oleh Jeff Madura yang mengatakan bahwa instansi yang dibentuk oleh perorangan atau kelompok yang mendirikan suatu perusahaan yang dibuat guna sebagai penyedia layanan atau suatu produk yang diinginkan oleh pelanggan atau masyarakat pada umumnya.
4. Bisnis menurut L.R Dicksee
Seorang ahli lainnya mengatakan bahwa bisnis adalah sebuah bentuk dari suatu aktivitas yang bertujuan untuk mendapatkan suatu keuntungan (laba) dari yang berkepentingan dalam terjadinya aktivitas bisnis tersebut.
5. Bisnis Menurut Griffin dan Ebert
Menurutnya, bisnis adalah organisasi yang menyediakan barang atau jasa dengan maksud mendapatkan laba.
6. Bisnis Menurut Prof. Owen
Bisnis adalah sebuah perusahaan yang berhubungan dengan produksi dan distribusi barang-barang untuk dijual ke pasaran ataupun memberikan harga pada setiap jasanya.
7. Bisnis Menurut Hooper
Bisnis merupakan segala dan keseluruhan kompleksitas yang ada pada berbagai bidang seperti penjualan (commerce) dan industri, industri dasar, processing, dan industri manufaktur dan jaringan, distribusi, perbankan, asuransi, transportasi, dan seterusnya yang kemudian melayani dan memasuki secara utuh (which serve and interpenetrate) dunia bisnis secara menyeluruh.
8. Bisnis Menurut Menurut Merriam Webster
Definisi bisnis menurutnya adalah suatu aktivitas pembuatan, pembelian atau penjualan barang dan jasa yang kemudian dipertukarkan dengan uang; kerja atau aktivitas yang merupakan bagian dari pekerjaan; Jumlah aktivitas yang telah diselesaikan oleh sebuah toko, perusahaan, pabrik dan lain lain.
9. Bisnis Menurut Steinford
Pengertian bisnis menurut para ahli berikutnya ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.
2. Dalam pelaksanaannya, bisnis memiliki unsur-unsur, seperti:
1. Rencana pemasaran
2. Rencana produksi
3. Rencana keuangan
4. Rencana SDM dan organisasi
5. Analisa resiko dan hasil
6. Batasan waktu
Demikian beberapa pengertian bisnis menurut para ahli yang perlu diketahui. Setelah mengetahui artinya, Anda pun perlu memahami unsur-unsur yang ada di dalam bisnis tersebut, agar ketika mulai terjun di dunia bisnis, Anda bisa lebih siap. Jadi bisnis bukanlah kegiatan mencari uang atau mencari keuntungan dalam jangka pendek. Bisnis adalah kegiatan serius yang bersifat jangka panjang dan banyak hal yang harus diperhatikan dan dikembangkan, mulai dari aspek keuangan, pemasaran, penjualan, operasional, pengembangan sumber daya manusia dan sebagainya
B. TUJUAN BISNIS atau TUJUAN KEBIJAKAN BISNIS
- Menurut penuturan dari seorang ahli yaitu Kasmir dan Jakfar, ada beberapa tujuan melakukan studi kelayakan bisnis yaitu:
- Mengurangi resiko terjadinya kerugian
- Memudahkan perencanaan kedepannya
- Memudahkan dalam pelaksanaan kerja
- Memudahkan dalam pengawasan bisnis
- Memudahkan dalam pengendalian bisnis
C. Manfaat studi kelayakan bisnis
1. Bisa lebih memahami peluangDengan menjalankan proses studi kelayakan bisnis, Anda bisa menemukan jawaban apakah bisnis yang akan dijalani benar-benar prospek kedepannya atau hanya akan membuang waktu, tenaga, pikiran dan modal saja.
2. Menguji konsep bisnis
Uji kelayakan bisnis yang dibuat sampai sejauh mana konsep bisnis yang anda jalankan terutama saat menghadapi permasalahan. Tentunya ini akan bermanfaat bagi Anda terutama saat menghadapi permasalahan-permasalahan yang besar.
3. Menambah kepercayaan diri
Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa dalam pengertian skb memiliki manfaat untuk menambah kepercayaan dalam menjalankan suatu bisnis. Selain menambah kepercayaan diri, studi kelayakan bisnis bisa membantu dalam evaluasi semua kegiatan bisnis yang dijalankan.
4. Keuangan dan modal
Melalui studi kelayakan bisnis bisa menentukan seberapa besar modal yang perlu anda keluarkan saat menjalankan bisnis, sehingga terhindar dari kekurangan modal ditengah jalan yang menjadi salah satu penyebab bisnis anda gaga
D.Bisnis pada Era Digital
Perkembangan teknologi dan E commerce saat ini justru makin terloihat jelas pada saat pandemic (penyebaran virus covid 19) seperti sekarang, bukan hanya perkembangan E Comerce atau teknologi dalam hal Pemasaran atau bisnis saja bahkan dunia Pendidikan dan seluruh sector perkantoran dan perbankan serta Lembaga atau instansi pemerintahan mau tidak mau , suka tidak suka harus mengikuti perkembangan teknologi yang semakin canggih tentunya.
Jika melihat dampak dari pandemic yang sedang terjadi saat ini tentu manurut pendapat pribadi akan berdampak Panjang atau dengan kata lain secara tidak langsung akan membawa perubahan ke arah permanen terhadap perubahan pola, perubahan metode dan perubahan startegi dalam kehidupan E Comerce, Pendidikan dan Perkantoran kedepannya, salah satunya adalah tidak menutup kemungkinan bahwa pekerjaan akan dapat dilakukan dirumah masing masing, perkuliahan tentu akan berdampak sama, misalnya segala jenis pembelajaran dapat dilakukan secar virtual atau jarak jauh. Dan tentu saja persaingan dalam dunia bisnios akan menjadi moment tak terbantahkan bagi para pelaku bisnis untuk mampu bersaing secara digital, semakin baik metode bisnis yang ditampilkan tentu akan menjadi modal terbaik dalam dunia bisnis E Comerce ke depan (taufikurrahman_2020) dari penggalan cerita diatas tentu dapat ditaik garis besar bahwa dangan jumlah penduduk yang semakin meningkat, kultur budaya Indonesia yang berbeda beda, dan Indonesia terdiri dari negara kepulauan tentu bukan menjadi kendala yang besar karena penerapan E Comerce semakin berkembang dan semakin di minati oleh para pelaku bisnis pada era sekanag.
Indonesia pun tidak lepas dari pesatnya perkembangan e-commerce. Jika ditelusuri ke belakang, keberadaan e-commerce di negeri ini bermula pada tahun 1996 melalui situs sanur.com yang merupakan toko buku online pertama di Indonesia, yang kemudian disusul dengan situs astaga.com, mandirionline.com, satunet.com dan beberapa situs lainnya. Sayangnya, krisis moneter pada tahun 1998 kemudian meredam perkembangan bisnis e-commerce di Indonesia.
Belakangan ini perkembangan e-commerce di Indonesia kembali menyita perhatian. Dimulai dengan bermunculannya situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter yang kemudian dimanfaatkan oleh penggunanya untuk melakukan transaksi jual beli online. Sebagai contoh, mamahamil.com yang sejak 2009 menawarkan perlengkapan untuk ibu hamil melalui facebook, berhasil mendapatkan klien yang cukup besar. Setelah itu, muncul kaskus, situs komunitas online terbesar di Indonesia yang juga menawarkan jasa jual beli online.
Bisnis di era digital tentu berbeda dengan bisnis di masa lampau. Ada banyak sekali hal baru yang perlu anda perhatikan guna meningkatkan daya saing perusahaan dengan kompetitor, terutama dengan mereka yang memang sudah berorientasi dengan teknologi sejak awal.
Dan memang faktanya ada banyak sekali perusahaan yang terancam ‘digusur’ di era revolusi industri 4.0 ini. Salah satu contoh yang paling nyata adalah bisnis retail melawan e-commerce. Anda bisa melihat bagaimana para pengusaha retail harus memutar otak demi bisa bersaing dengan brand e-commerce yang bermunculan dan terus berinovasi hari demi hari. Zona nyaman harus mereka tinggalkan jika ingin terus bertahan.
Di artikel ini anda bisa mendapatkan sedikit informasi seputar perubahan dan adaptasi yang bisa anda lakukan untuk lebih bersaing di era teknologi. Apa saja kira-kira?
Kecepatan Pelayanan
Terutama bila anda pebisnis di dunia FMCG (Fast Moving Consumer Goods). Anda harus benar-benar memastikan bahwa pelanggan anda bisa mendapatkan kemudahan dalam melakukan pembelian hanya dengan sentuhan jari.
Untuk itu, anda harus mulai beradaptasi dengan membuka toko virtual atau toko online yang mendukung penyelesaian order secara instan. Sehingga pelanggan anda bisa langsung melakukan pembelian dari rumah dalam hitungan menit. Anda juga perlu menghilangkan gap antara informasi produk dengan ekspektasi pelanggan anda.
Jika budget memang masih belum mencukupi, anda bisa menggunakan platform e-commerce pihak ketiga terlebih dahulu atau dengan memanfaatkan media sosial yang sudah dilengkapi fitur online shopping seperti Instagram dan Facebook.
Adaptasi dengan Digital Marketing
Digital marketing sudah menjadi sebuah tren marketing baru di jaman sekarang ini. Banyak brand yang berlomba-lomba untuk mendapatkan pengaruh di dunia digital, terutama di media sosial untuk mendapatkan perhatian dari customer-customer potensial mereka.
Dan tentunya anda tidak bisa berdiam diri dan anda perlu beradaptasi dengan metode marketing yang baru. Pelajari dimana pelanggan anda berada dan bagaimana kebiasaan mereka, lalu mulai eksekusi rencana digital marketing anda untuk mendapatkan market share yang baru ataupun untuk menjaga hubungan dengan pelanggan lama.
Selain untuk kebutuhan promosi, digital marketing juga bermanfaat untuk menunjukkan eksistensi perusahaan. Customer tentu jauh lebih mempercayai brand yang memiliki akun sosial media aktif, dibandingkan dengan yang tidak.
Kedekatan dengan Customer
Masih berhubungan dengan digital marketing, brand yang bisa menjaga kedekatannya dengan customer tentu akan jauh lebih diminati dibandingkan dengan yang tidak.
Di jaman sebelum era digital dimulai, mungkin menjalin hubungan dengan customer langsung satu per satu tidak bisa dilakukan dengan mudah, atau bahkan mustahil. Tentu saja, mengingat jumlah customer yang sangat banyak dibandingkan tim customer service yang anda miliki. Tidak mungkin bisa menjangkau customer satu per satu setiap harinya.
Tapi dengan era digital, semuanya menjadi mungkin. Anda bisa memanfaatkan email, broadcast WA, social media, atau channel lainnya untuk terus memberikan nilai kepada customer anda. Dengan begitu, komunikasi akan terus terjaga dan tidak hanya terjadi ketika pembelian atau ada masalah saja. Brand akan menjadi semakin personal.
Otomasi dan Efisiensi Biaya Operasional
Mengingat anda mungkin tidak bisa mengontrol jumlah traffic yang datang ke perusahaan anda sebagai pelanggan, maka anda perlu melakukan beberapa otomasi untuk mempermudah manajemen pelanggan yang anda lakukan.
Salah satunya adalah dengan mengotomasi proses-proses yang memang bisa dilakukan secara otomatis, seperti update stock atau menjawab pertanyaan umum pelanggan. Anda bisa memanfaatkan chat bot atau bot assistance yang bisa menjawab secara otomatis, tanpa perlu membebani kinerja customer service.
Transformasi Digital Perusahaan
Selain hubungan perusahaan dengan eksternal, anda juga perlu meningkatkan kolaborasi antar tim yang ada di dalam internal perusahaan. Contohnya dengan menerapkan transformasi digital di ranah administrasi perusahaan.
Salah satu contoh yang paling banyak digunakan adalah oenggunaan CRM untuk memantau kolaborasi antar tim sales dalam menangani customer. CRM atau Customer Relationship Management bisa memberikan informasi setiap customer dan bisa diakses oleh setiap divisi. Sehingga tidak ada lagi waktu yang terbuang hanya untuk menunggu ekskalasi masalah yang memakan waktu.
Di level industri manufaktur, ada yang namanya ERP atau Enterprise Resource Planning. Software ERP bisa membantu perusahaan dalam memonitor proses produksi, maintenance mesin, sampai hubungan dengan para supply chain.
Kesimpulan
Setelah membaca hal di atas, tentunya anda sekarang sudah tahu bagaimana pengaruh era digital terhadap bisnis. Yang jelas, membangun dan merawat bisnis di era digital sudah tidak bisa dilakukan dengan cara yang usang. Anda perlu melakukan perombakan bila perlu, guna meningkatkan daya saing bisnis anda terhadap kompetitor saat ini.
Sumber :
- artikel Yusuf Rendy Manilet. (Peneliti CORE Indonesia) terkait data dan tantangan yang terjadi pada perkembangan E Comerce saat ini.
-http://ekonominator.blogspot.com/2017/09/dasar-dasar-bisnis-ruang-lingkup-bisnis.html
- https://qwords.com/blog/apa-itu-studi-kelayakan-bisnis-dan-manfaatnya/
-https://sasanadigital.com/bisnis-di-era-digital-dan-aspek-penting-yang-perlu-diperhatikan/
Hormat saya
Taufikurrahman
19020030
Komentar
Posting Komentar